FAKTA ILMIAH "KETINDIHAN" SAAT TIDUR

     Hay,gue kembali lagi mau ngasih sedikit info sama kalian nih para pembaca setia blog gue.Sesuai dengan judulnya gue mau bahas tentang Ketindihan.
     Sebagian dari kita pasti pernah mengalami ketindihan saat tidur,atau orang-orang biasa menyebutnya Erep-erep. Dalam setengah tertidur kita merasa tubuh kita tak bisa digerakkan, dan saat kita berusaha untuk berbicara ataupun berteriak gak ada satupun suara yang keluar dari mulut kita. Menurut sebagian masyarakat kejadian Ketindihan ini dikaitkan dengan dunia mistis,dimana makhluk halus menindih tubuh kita sehingga kita tak bisa bergerak.
      Tetapi ternyata secara ilmu kedokteran ini bisa dijelaskan tanpa mengaitkannya dengan dunia mistis. Dalam dunia kedokteran ketindihan ini disebut dengan istilah sleep paralysis (Kelumpuhan saat tidur). Yaitu suata keadaan karena tidak sinkronnya otak dan tubuh sehingga tidak bisa menggerakkan anggota tubuh saat sedang tidur. Tahapan proses tidur sebenarnya antara lain: tahap tidur ringan, tidur lebih dalam, tidur paling dalam dan terakhir tahap REM (Rapid Eye Movement) dimana bola mata kita bergerak dengan cepat.
       Dan ketindihan itu pun bisa terjadi jika tubuh kita merasa sangat lelah dan kurang tidur maka otak kita pun akan sangat cepat memasuki tahap REM, dimana biasanya kita bermimpi. Padahal sebenarnya kita masih dalam tahap tidur ringan atau tidur lebih dalam. Dan ketika kita terbangun dari tahap REM, otak kita pun masih dalam tahap yang berbeda dengan tubuh. Hasilnya otak menjadi bingung karena tidak bisa mengendalikan tubuh yang juga sedang sibuk berada di tahap tidur yang lain.
       Adapun fenomena ketindihan ini disertai penampakan,padahal ini hanya halusinasi dari otak kita sendiri loh! Ini juga terjadi karena ketika otak terbangun dari tahap REM, otak kita masih berhalusinasi akibat mimpi yang baru saja dialami. Dan halusinasi itu bisa berupa melihat bayangan,melihat sesosok makhluk dan hal-hal lainnya.
       Masalah ketindihan ini pun dapat diatasi dengan memperbaiki pola tidur,hindarilah tidur pada saat badan kita sudah terlalu lelah. Beri otak dan tubuh waktu istirahat yang cukup minimal 6 jam dalam semalam. Tetapi apabila masih mengalami ketindihan ini yang patut kita waspadai dan segeralah berkonsultasi dengan dokter. Takutnya,hal-hal tersebut merupakan gejala awal narcolepsy (penyakit tidur mendadak tanpa rasa kantuk), tanda-tanda kecemasan,stres maupun depresi.
       Gue kira cukup sekian informasi dari saya,semoga bermanfaat buat kalian semua dan menambah ilmu kalian ^^

Komentar